Zidane Sebut Keluar dari Copa Del Rey Bukanlah Hal Yang Memalukan

Wartabola.id – Lagi-lagi nasib pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane tengah berada di ujung tanduk. Setelah sebelumnya mereka harus bertekuk lutut di hadapan Athletic Bilbao di babak semi final Supercopa de Espana, kali ini mereka harus gugur di tangan klub divisi bawah (divisi ketiga) liga Spanyol, CD Alcoyano dalam laga 32 besar Copa del Rey.

Eder Militao mampu mengantarkan Real Madrid unggul dalam babak pertama pertandingan yang dilaksanakan di Campo Municipal El Collao pada hari Rabu kemarin tersebut.

Unggul di babak pertama, membuat Real Madrid berusaha untuk menambah gol untuk keamanan mereka dalam pertandingan tersebut, tetapi justru Alcoyano mampu mencetak gol penyama kedudukan berkat gol dari Jose Solbes yang mampu memanfaatkan bola tendangan sepak pojok yang jatuh tepat di depannya yang kemudian dirinya ceploskan ke gawang Real Madrid.

Gol tersebut membuat skor menjadi 1-1 yang bertahan hingga akhir babak kedua. Dengan demikian, kedua tim bermain di dalam babak perpanjangan waktu. Pada akhirnya, Alcoyano mampu mendapatkan gol keduanya di babak kedua perpanjangan waktu melalui gol dari Juanan di menit ke 115 meski harus bermain dengan 10 pemain akibat Ramon Lopez yang harus keluar dari lapangan karena mendapatkan kartu kuning kedua.

Kekalahan tersebut tentunya telah menjadi kabar yang mengejutkan bagi para penikmat liga Spanyol, terutama mengingat bahwa klub yang mengalahkan Real Madrid yang notabene merupakan klub jawara La Liga merupakan klub yang bermain di divisi ketiga liga Spanyol.

Tidak hanya itu, kekalahan tersebut lagi-lagi membuat Zidane berada di ujung tanduk. Tidak tertutup kemungkinan bahwa melihat Zidane yang tidak mampu memperlihatkan permainan yang seharusnya ditampilkan oleh sebuah klub kelas atas membuat pihak klub akan memecatnya, seperti yang terjadi pada beberapa pelatih-pelatih sebelumnya.

Namun, Zidane tampak tenang dan menurut ESPN, pelatih asal Prancis tersebut menyebutkan bahwa kekalahan tersebut merupakan bukanlah suatu hal yang memalukan. Setelah pertandingan berakhir, dirinya mengatakan, “Kami telah mencoba. Para pemain bermain dengan sekuat tenaga mereka di lapangan.”

“Sayalah pelatihnya, tanggung jawab ada bersama saya. Saya bertanggung jawab. Kami bermain melawan tim divisi ketiga  dan kami seharusnya menang, tetapi kekalahan tersebut bukanlah hal yang memalukan.”

Ketika dirinya ditanya apakah pekerjaannya terancam, Zidane hanya mengatakan, “Saya cukup tenang. Kita akan lihat apa yang akan terjadi nanti dalam beberapa hari ke depan.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *