Watford Pasang Harga 40 juta poundsterling untuk Ismaila Sarr

Wartabola.id – Evening Standard melaporkan bahwa di tengah-tengah rumor akan banyaknya klub yang menginginkan jasa Ismaila Sarr, termasuk Liverpool, klub Championship telah memasang harga sebesar 40 juta poundsterling untuk pemain berumur 22 tahun tersebut.

Tidak hanya Liverpool, klub-klub Premier League lain seperti Crystal Palace dan Wolverhapton juga menginginkan pemain yang mencetak 6 gol dalam Premier League musim 2019-2020 tersebut, dengan klub-klub asal Spanyol dan Jerman tengah memperhatikan situasi terakhir dari dirinya.

Banyaknya klub yang menginginkan talenta muda seperti Sarr telah diprediksi akan terjadi mengingat status Watford yang kini harus bermain di Championship setelah harus terdegradasi dari Premier League musim 2019-2020. The Hornets dikabarkan siap untuk mempertahankan sang pemain dengan memasang harga tersebut, harga yang melebihi dari jumlah yang dibayarkan Everton untuk Richarlison.

Sarr sendiri didatangkan oleh Watford pada awal musim 2019-2020 dengan harga sebesar 30 juta poundsterling dan disinyalir harga sang pemain masih akan naik karena baru merasakan 1 tahun bermain di sepak bola Inggris.

Sementara itu, dengan Sarr yang masih memiliki kontrak dengan Watford dengan sisa waktu 4 tahun, klub asal Hertfordshire tersebut memiliki posisi tawar yang kuat untuk memberikan harga yang tinggi atas pemain asal Senegal tersebut.

Liverpool dikabarkan memiliki ketertarikan kuat karena kriteria yang dimiliki Sarr yberada dalam radar Jurgen Klopp, serta dengan umur yang masih berusia 22 tahun, Klopp dapat mengembangkan sang pemain menjadi pemain kelas dunia seperti idola Sarr, Sadio Mane yang bermain untuk pelatih asal Jerman tersebut.

Namun, mengingat kondisi keuangan yang terkena imbas dari COVID-19 dan dengan Liverpool yang baru saja membeli pemain baru, Kostas Tsimikas dari Olympiacos, langka Liverpool untuk mendatangkan sang winger menjadi sedikit terhalang, kecuali mereka dapat menjual pemain-pemain seperti Xherdan Shaqiri, Harry Wilson, dan Marko Grujic.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *