UEFA Berikan Hukuman Berupa Larangan Tampil Untuk Trabzonspor

mereka melanggar aturan Finacial Fair Play

[vc_row css=”.vc_custom_1586099651999{background-color: #ffffff !important;}” el_class=”post-row”][vc_column width=”4/6″][vc_row_inner el_class=”post-header”][vc_column_inner][vc_column_text el_class=”post-category”]International[/vc_column_text][vc_text_separator title=”UEFA Berikan Hukuman Berupa Larangan Tampil Untuk Trabzonspor ” title_align=”separator_align_left” el_class=”post-title”][vc_column_text el_class=”post-date”]07 Juni 2020[/vc_column_text][/vc_column_inner][/vc_row_inner][vc_row_inner][vc_column_inner el_class=”post-image-col”][vc_single_image source=”featured_image” img_size=”full”][/vc_column_inner][/vc_row_inner][vc_column_text el_class=”post-content”]Wartabola.id – Pemuncak klasemen Liga Turki, Trabzonspor disanksi oleh UEFA tidak boleh tampil di kompetisi antarklub Eropa selama satu musim. Mereka dikatakan melanggar aturan Finacial Fair Play (FFP).

Keputusan tersebut diumumkan UEFA melalui situs resmi mereka, Rabu (03/06) waktu Eropa. Trabzonpor dianggap melanggar FFP karena gagal mencapai titik impas dalam laporan keuangan klub.

Artinya pengeluaran klub asal Trabzon ini lebih besar dari pendapatan yang mereka dapatkan. “PAda tanggal 5 Juli 2019, Badan Pemeriksa Keuangan Klub UEFA (CFCB) menetapkan bahwa Trabzonpor gagal mencapai titik impas seperti yang disyaratkan dalam perjanjian yang ditandatangani pada 20 Mei 2016,” bunyi pernyataan di situs resmi UEFA dikutip dari Detik Sport.

“Sanksi kepada klub larangan berpatisipasi dalam satu kompetisi klub UEFA yang jika lolos di musim 2020/2021 dan 2021/2021. Sanksi ini akan gugur, apabila klub memenuhi syarat-syarat tertentu. Di dalamnya termasuk jika mereka bisa memenuhi target keuangan untuk laporan tahun 2019,” lanjut pernyataan tersebut.

Sanksi ini jelas menjadi pukulan bagi Trabzonpor yang tengan memuncaki klasemen Liga Turki. Menanggi hukuman ini, mereka menegaskan akan mengajukan bandi ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

“Kami mengumumkan kepada publik bahwa Trabzonpor akan mengajukan banding di CAS di Swiss dalam 10 hari ke depan,” tulis mereka di situs resmi klub.

Sebelum Trabzonspor, FFP juga menjerat Manchester City dimana mereka dijatuhi sanksi lebih berat oleh UEFA. Yaitu dua musim tidak boleh tampil di kompetisi Eropa.[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”2/6″][vc_widget_sidebar sidebar_id=”cs-1″][/vc_column][/vc_row]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *