Tuduhan Rasis di Parc de Princes

Wartabola.id – Parc de Princes kembali menjadi saksi kekacauan yang terjadi antara 2 klub rival, yakni Paris Saint Germain dan Olympique de Marseille yang bertanding pada liga Ligue 1 pada hari Minggu malam waktu setempat.

Pada pertandingan tersebut, kedua pemain bermain dengan sengit dan tidak jarang pelanggaran demi pelanggaran terjadi. Tidak jarang juga wasit harus memberikan kartu kuning ketika pelanggaran-pelanggaran tersebut terjadi.

Tim tamu berhasil mencuri angka dan mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan bertajuk Le Classique tersebut melalui tendangan penyerang Marseille Florian Thauvin di menit ke 31 setelah menerima umpan dari Dimitri Payet.

Jelang akhir pertandingan, terjadi keributan yang melibatkan pemain-pemain dari kedua tim, seperti Neymar, Leandro Paredes, dan Laywin Kurzawa dari tim tuan rumah serta Dario Benedetto dan Jordan Amavi dari tim tamu.

Menurut Daily Mail, keterlibatan Neymar terjadi ketika dirinya memukul kepala Alvaro Gonzalez yang dirinya tuduh telah berkata rasis kepadanya dan setelah pertandingan berakhir mantan pemain Barcelona tersebut menuliskan di Twitter bahwa pemain Marseille tersebut memanggil dirinya dengan sebutan ‘monyet’.

Namun, pemain asal Spanyol tersebut menolak tuduhan tersebut seraya menyebutkan bahwa Neymar dan kawan-kawannya harus menerima kekalahan dengan lapang dada.

Sementara itu, pelatih Marseille, Andre Villas Boas mengatakan kepada Telefoot bahwa dirinya berharap tindakan tuduhan rasis tersebut tidak benar-benar terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *