Sudah Bukan Anak Emas, Olivier Giroud Harus Kerja KerasDi Chelsea

Wartabola.id – Olivier Giroud harus mulai rutin bermain di Chelsea. Sebab, jika tidak, maka dia akan kehilangan tempatnya di skuat Timnas Prancis.

Giround memang terbatas sekali penampilannya musim ini karena hanya tampil tiga kali di seluruh kompetisi. Kedatangan Timo Werner dan Kai Havertz membuat Giround makin sulit menembus tim utama The Blues.

Pasalnya, Giround sebelum ini juga harus bersaing dengan Tammy Abraham sebagai pemain nomor sembilan. Belum lagi Hakim Ziyech dan Mason Mount kadang juga dipasang di lini serang.

Situasi ini tidak berimbas bagus untuk Giroud di Timnas Prancis. Ketika selama ini kerap dianakemaskan oleh pelatih Didier Deschamps meski jarang bermain, kali ini tidak sama lagi.

Giroud hanya sekali dimainkan sebagai starter saat PRancis kalah 0-2 dari Finlandia di laga ujicoba. Sementara saat menghadapi Portugal, Prancis memainkan Anthony Martial di lini serang.

Hasilnya pun positif, karena Prancis menang 1-0 dan memperlebar peluang lolos ke semifinal UEFA Nations League 2020/2021. Kondisi ini jelas mengkhawatirkan bagi karier Giroud bersama Les Bleus.

Maka dari itu, Deschamps hanya bisa menyarankan agar Giroud bermain lebih rutin jika tidak mau ditendang dari skuat. Status Giroud sebagai pahlawan Prancis di Piala Dunia 2018 sepertinya mulai luntur di mata Deschamps. Saat itu Giroud juga dikritik habis-habisan karena selalu dimainkan meski tidak pernah bikin gol.

“Saya selalu membuat keputusan terbaik untuk saya dan juga tim Prancis,” ujar Deschamps seperti dikutip Daily Mail.

“Anthonnya itu pemain bagus, setidaknya kami punya sedikit lebih banyak pilihan. Dibandingkan dengan Olivier, dia memang kena dampaknya, ini semua karena situasinya di klub saat ini, dia butuh ritme dan jam terbang, tapi saat ini sulit,” sambungnya.

“Itu bukan alasan mengapa saya ingin mencoretnya, rumit memang, kami akan bicara. Tapi memang waktu bermainnya di level kompetitif tidak banyak. Tapi kita tidak boleh melupakan jasanya untuk kami dan apa yang masih bisa dia berikan.”

“Anthony punya gaya berbeda, tapi dia bisa memberikan kami. Anthony untuk saat ini jelas lebih siap untuk bertanding, lebih secara fisik dan psikologis,” tutup Didier Deschamps.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *