Sepak Bola Spanyol Akan Dijalankan Sehari Lebih Cepat

Tampaknya persepakbolaan Spanyol akan dilaksanakan…

[vc_row css=”.vc_custom_1586099651999{background-color: #ffffff !important;}” el_class=”post-row”][vc_column width=”4/6″][vc_row_inner el_class=”post-header”][vc_column_inner][vc_column_text el_class=”post-category”]Liga Spanyol[/vc_column_text][vc_text_separator title=”Sepak Bola Spanyol Akan Dijalankan Sehari Lebih Cepat” title_align=”separator_align_left” el_class=”post-title”][vc_column_text el_class=”post-date”]4 Juni 2020[/vc_column_text][/vc_column_inner][/vc_row_inner][vc_row_inner][vc_column_inner el_class=”post-image-col”][vc_single_image source=”featured_image” img_size=”full”][/vc_column_inner][/vc_row_inner][vc_column_text el_class=”post-content”]Wartabola.id – Tampaknya persepakbolaan Spanyol akan dilaksanakan 1 hari lebih awal dari yang telah dijadwalkan. Pasalnya, menurut BBC, babak kedua dari pertandingan Segunda Division antara Rayo Vallecano melawan Albacete yang sempat ditunda karena yel-yel berbau rasis akan dilaksanakan pada tanggal 10 Juni.

Pada pertandigan yang dilaksanakan pada tanggal 15 Desember tersebut, fans Rayo Vallecano menyorakkan yel-yel yang menyebutkan pemain Albacete, Roman Zozulya adalah seorang ‘Nazi’. Krena kejadian tersebut, pertandingan terpaksa ditunda dengan skor imbang 0-0.

Pemilihan tanggal 10 Juni tersebut lebih cepat 1 hari dibanding jadwal dimulainya kembali La Liga yang direncanakan pada tanggal 11 Juni, dengan Segunda Division akan dimulai sehari setelahnya.

Zozulya sendiri sempat memiliki status sebagai pemain pinjaman di Vallecano pada tahun 2017, tetapi durasi peminjaman tersebut dihentikan di tengah jalan karena para fans mengaku tidak suka klubnya memainkan seorang ‘Nazi’.  Zozulya membantah keras semua kabar yang menghubungkan dirinya dengan kelompok sayap kanan.

Zozulya menuiskan sebuah surat terbuka yang ditujukan kepada para fans Vallecano yang menyebutkan bahwa klaim ‘Nazi’ tersebut merupakan bentuk kesalahpahaman dari seorang jurnalis yang tidak mengetahui realita dan kenyataan atas negaranya, Ukraina serta karirnya sebagai pemain sepak bola.

Atas kejadian tersebut, Vallecano dijatuhi denda sebesar 18.000 euro dan dihukum pengosongan sebagian stadion selama 2 pertandingan.[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”2/6″][vc_widget_sidebar sidebar_id=”cs-1″][/vc_column][/vc_row]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *