Ronaldo Jadi Sasaran Kritik Ketika Gagal Menjadi Pagar Betis

Wartabola.id – Juventus harus mengakhiri perjalanannya di Champions League layaknya musim lalu, yakni di babak 16 besar. Jika musim lalu harus kalah dengan Olympique Lyonnais, kini sang jawara Serie A musim lalu tersebut harus kalah dengan perjuangan keras dari tim asal Portugal, FC Porto.

Dalam pertandingan leg kedua yang dilaksanakan di Juventus Stadium tersebut, Juventus menang dramatis dengan skor 3-2 berkas 2 gol Federico Chiesa dan satu gol dari Adrien Rabiot, tetapi FC Porto berhasil mendapat 2 gol dari brace Sergio Oliveira sehingga FC Porto berhak lolos dengan agregat 4-4 dengan jumlah gol tandang yang lebih banyak dibandingkan dengan Bianconeri.

Pemain megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo seakan ‘menghilang’ dalam pertandingan tersebut. Dirinya tidak mampu berbuat banyak untuk membantu timnya yang pada saat itu mencoba lolos dari babak 16 besar.

Bahkan, mantan pemain Manchester United dan Real Madrid tersebut menjadi penyebab gol kedua dari Sergio Oliveira. Pada saat itu, pemain FC Porto tersebut mendapatkan tendangan bebas di menit ke 115 perpanjangan waktu dan ketika dirinya menendang bola rendah, Ronaldo yang menjadi pagar betis bersama Alvaro Morata dan Adrien Rabiot  justru membalikkan badan yang membuat bola dengan mudah bergulir melewati kakinya dan tidak mampu dihalau oleh Wojciech Szczesny.

Dikuti dari situs UEFA, sang pelatih Si Nyonya Tua, Andrea Pirlo memberikan pandangannya mengenai gol kedua dari Oliveira tersebut, seraya menyebutkan bahwa memang gol tersebut merupakan kesalahan dari pagar betis yang dipasang timnya pada saat itu. “Kami memilih pemain untuk pagar betis. elum pernah terjadi sebelumnya bahwa mereka berbalik badan; mungkin karena sangat jauh sehingga dianggap tidak bahaya”, ujar Pirlo yang menyebutkan bahwa pemain mereka meremehkan tendangan dari sang pemain FC Porto.

“Kejadian itu adalah sebuah kesalahan: biasanya tidak terjadi. Para pemain tidak merasa kejadian itu adalah situasi berbahaya sehingga kami harus kebobolan. “, tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *