Riqui Puig Sebut Ingin Lakukan Pinalti Barca

Wartabola.id – Dilansir dari Football Espana, dikabarkan bahwa pemain muda Barcelona, Riqui Puig menyebutkan bahwa dirinya ingin menjadi bagian dari pemain yang mengambil adu pinalti dalam laga semi final antara klubnya dengan Real Sociedad yang dilaksanakan pada hari Rabu kemarin di Estadio Nuevo Arcangel tersebut.

Sepanjang waktu normal, kedua tim hanya mampu mencetak masing-masing 1 gol. Untuk Barcelona, Frenkie De Jong mencetak gol terlebih dahulu sebelum akhirnya disamakan oleh Mikel Oyarzabal melalui pinalti setelah sebelumnya De Jong melakukan handball  di kotak pinalti.

Skor tersebut tidak berubah hingga babak kedua berakhir yang memaksa kedua tim harus terus bermain melalui babak perpanjangan waktu. Namun, setelah 2×15 menit perpanjangan waktu, tidak gol yang tercipta oleh kedua klub yang bertanding sehingga kedua klub tersebut harus bermain dalam adu pinalti.

Marc Andre Ter Stegen, penjaga gawang Barcelona mampu menepis tendangan dari Jon Bautista dan Oyarzabal. Meski Mikel Merino dan Adnan Januzaj mampu mencetak gol untuk La Real, Barcelona mampu mendapatkan 3 gol dari Ousmane Dembele, Miralem Pjanic, dan Riqui Puig yang menjadi penendang terakhir.

Setelah pertandingan berakhir, Riqui Puig menceritakan bahwa dirinya ingin mengambil pinalti, sebuah keinginan yang akhinya terwujud. Dalam wawancaranya bersama MARCA setelah pertandingan, Riqui Puig bercerita, “Ada 4 nama dan satu tempat kosong. Saya yang pertama mengatakan bahwa saya ingin mengambil pinalti. Saya mengatakannya dengan jelas, dengan penuh hasrat untuk menendang bola dan mencetak gol untuk tim utama.”

Gol pinalti tersebut tampaknya akan menjadi pendorong bagi pemain bernomor punggung tersebut di tengah musimnya yang kurang baik setelah dirinya dikesampingkan oleh Koeman di tim utama dan sempat dianjurkan untuk pergi ke klub lain sebagai pemain pinjaman untuk mendapatkan pengalaman main.

Namun, dalam wawancara tersebut, Riqui Puig menyebutkan bahwa dirinya siap untuk bermain kapanpun Koeman butuhkan dan tidak akan menyerah untuk meyakinkan pelatih asal Belanda tersebut untuk memberikannya jam main yang dibutuhaknnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *