Pochettino Tekankan Tidak Ada Perasaan buruk Terhadap Mou

Wartabola.id – Dilansir dari Daily Mail, dikabarkan bahwa mantan pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino telah menekankan bahwa dirinya tidak ada perasaan buruk sama sekali terhadap pelatih yang menggantikan dirinya, yakni Jose Mourinho.

Pada tahun lalu (November 2019) pelatih asal Argentina tersebut dipecat dari posisinya sebagai pelatih utama tim asal London Utara tersebut karena performa buruk mereka di awal musim musim 2019-2020 yang pada saat itu membuat mereka berada di posisi ke 14, hanya berjarak beberapa bulan saja setelah mereka sempat menjadi finalis Champions League musim 2018-2019.

Beberapa jam setelah pemecatan Pochettino, pihak Spurs langsung mengumumkan bahwa mantan pelatih Real Madrid dan Manchester United, Jose Mourinho telah diresmikan sebagai pelatih baru tim utama Spurs, sekaligus mengakhiri masa 5,5 tahun Pochettino sebagai pelatih.

Dirinya kemudian berkata kepada Sky Sports Monday Football bahwa sebenarnya dirinya masih agak kecewa akan pemecatannya pada saat itu, tetapi pada akhirnya dirinya memahami bahwa beberapa perubahan dibutuhkan untuk kesejahteraan klub ke depannya.

Dirinya mengatakan, “Setelah satu tahun, saya tidak akan mengatakan bahwa saya tidak kecewa.”

“Saya merasa sedikit kecewa dan tidak senang ketika kita meninggalkan klub yang telah berhubungan dekat selama 5,5 tahun dan memiliki hubungan yang baik dengan para pemain, staf, dan para fans. Saya tidak akan berbohong akan hal itu.”

“Namun saya memahami sepak bola dengan baik dan dalam stadium yang dalam masanya membuktikan bahwa klub membutuhkan perubahan, tetapi saya tidak akan mengeluhkan keputusan yang telah diambil oleh klub.”

Dirinya juga menjelaskan bahwa kini dirinya telah menjalin hubungan yang baik dengan sang penerus, dengan mengatakan, “Apa yang bisa saya lakukan adalah mendukung karena saya masih memiliki hubungan yang sangat baik dengan klub dan orang yang menggantikan saya adalah teman baik saya.”

“Dirinya selalu memperlakukan dengan baik ketika saya berada di Espanyol dan dirinya di Real Madrid, dan saya selalu mengingat saya menonton pertandingan Champions League timnay di Ajax dan saya mengobrol dengannya.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *