Para Pemilik West Ham Tolak Jual Klub

Wartabola.id – Menurut pemberitaan dari Evening Standard, dikabarkan bahwa para pemilik klub London, West Ham United menolak untuk mengabulkan permintaan para fans untuk menjual klub meski adanya konsorsium asal Amerika Serikat yang tertarik untuk membeli klub tersebut.

Dikabarkan bahwa konsorsium tersebut telah memberikan penawaran untuk membeli klub Premier League tersebut dengan biaya yang diperkirakan mencapai 350 juta poundsterling, tetapi David Sullivan David Gold selaku pemilik klub mengatakan bahwa klub tersebut tidak untuk dijual.

Menurut wakil pemilik, Karren Brady,  diperkirakan bahwa klub berjuluk The Hammers tersebut memiliki nilai sebesar 800 juta poundsterling. Dengan angka tersebut, terlihat bahwa kedua pemilik tersebut tidak terkesan dengan uang yang akan ditawarkan oleh konsorsium tersebut.

Hubungan antara para pemilik dengan fans West Ham memang tidak berjalan mulus beberapa waktu terakhir, terutama sejak dipindahkannya kandang West Ham dari Upton Park menuju London Stadium pada tahun 2016 silam.

Selain itu, para fans juga tidak menyukai langkah yang diambil oleh klub dengan menjual salah satu pemain pentingnya, Grady Diangana sebesar 18 juta poundsterling kepada klub promosi, West Bromwich Albion pada bulan ini.

Fakta bahwa Sullivan dan Gold yang menyewa London Stadium sebagai kandang dengan perjanjian bahwa apabila klub dijual sebelum Maret 2023 mereka harus mengembalikan sebagian persentase dana penjualan tersebut kepada para pembayar pajak membuat kesepakatan lain untuk membeli klub tersebut akan sedikit menyulitkan.

Akibat dari tindakan-tindakan yang telah dilakukan oleh para petinggi klub, tidak jarang para fans melakukan protes dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu aksi protes yang terkenal terjadi pada bulan Maret 2018 silam, ketika klub tersebut kalah 3-0 atas Burnley. Ketika pertandingan masih berjalan, para fans yang ada di stadion turun ke lapangan sebagai aksi protes kepada Sullivan yang hadir dalam pertandingan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *