Ozil Buka Suara Terkait Keputusannya Tolak Potong Gaji

Wartabola.id – Dilansir dari Goal, gelandang asal Jerman, Mesut Ozil akhirnya buka suara terkait keputusannya untuk menolak pemotongan gaji pada saat klub-klub sepak bola Inggris merasakan dampak awal dari wabah COVID-19 beberapa bulan lalu.

Pada bulan April lalu, para pemain dan staf klub memutuskan untuk bersedia dipotong gajinya untuk membantu keuangan klub yang tengah terkena dampak dari wabah virus asal Tiongkok tersebut. Meski sebagian besar pemain menerima permintaan tersebut, beberapa pemain, termasuk Ozil merupakan beberapa pihak yang menolak untuk dipotong gajinya.

Akibatnya, sang gelandang mendapatkan kritik dari berbagai sisi, terutama mengingat gaji yang didapatkan Ozil, yakni sebesar 350.000 poundsterling perminggu merupakan gaji termahal yang dibayarkan The Gunners dibandingkan dengan pemain-pemain yang lain.

Dikutip dari The Athletic, mantan gelandang Schalke 04 tersebut buka suara terkait keputusannya tersebut, dengan menjelaskan bahwa pada saat itu pihak klub tidak memberikan informasi yang lengkap dan jelas terhadap efek dari pemotongan gaji tersebut, serta dirinya yang memikirkan kebutuhan keluarga dan badan amal yang dikelolanya.

“Sebagai pemain,kami semua ingin berkontribusi. Tetapi kami membutuhkan informasi lebih dan banyak pertanyaan yang tidak terjawab.”

“Semua orang tidak keberatan dengan penundaan tersebut ketika masih banyak yang belum jelas – saya bersedia untuk mengambil peran besar – kemudian pemotongan gaji bila dibutuhkan, ketika efek terhadap sepak bola dan keuangan jelas diinformasikan. Tetapi kami merasa disegerakan dan tidak mendapatkan konsultasi lebih lanjut.”

“Bagi siapapun di saat seperti ini, Anda memiliki hak untuk mengetahui semuanya, untuk memahami mengapa hal tersebut terjadi dan kemanakah uangnya nanti. Tetapi kami tidak mendapatkan informasi yang cukup kami hanya disuruh membuat keputusan. Terlalu cepat rasanya untuk hal sepenting itu dan juga terdapat tekanan yang hebat.”

“Ini tidak adil, terutama untuk para pemain muda, dan saya menolak. Saya memiliki seorang bayi di rumah dan memiliki komitmen terhadap kepada keluarga di sini, Turki, dan Jerman – untuk badan amal saya juga, serta proyek baru yang kita mulai untuk membantu para keluarga di London yang berasal dair hati saya, bukan untuk publisitas.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *