Mourinho Heran Tottenham Bisa Kecolongan

Wartabola.id – Jose Mourinho dibuat garuk-garuk kepala saat Tottenham Hotspur dipaksa susah payah menaklukkan Lokomotiv Plovdiv. Ia heran Tottenham kecolongan oleh lawan.

Tottenham nyaris tumbang dan butuh bantuan dua kartu merah plus sebuah penalti untuk mengatasi Lokomotiv Plovdiv di laga babak Kualifikasi Ketiga Liga Europa. Mereka lebih dulu tertinggal dalam laga di Lokomotiv Stadium, Kamis (17/09) malam WIB tersebut, sebelum akhirnya menang 2-1.

Tampil sangat dominan, Tottenham nyaris bikin gol di babak pertama. Peluang Son Heung-Min digagalkan kiper Martin Lukov, lalu sepakan Steven Bergwijn menghantam mistar gawang.

Sebuah klaim penalti untuk pelanggaran terhadap Bergwijn oleh Lucas Masoero juga tidak diberikan oleh wasit. Situasi memburuk untuk tim London utara tersebut ketika Georgi Michev menanduk umpan Dimitar lliev dan membawa tuan rumah memimpin di menit ke-71.

Jose Mourinho bergegas melakukan perubahan dan memasukan Lucas Moura untuk menggantikan Davison Sanchez. Tekanan yang meningkat memicu serangkaian insiden.

Dinis Almeida dikartu merah wasit di menit ke-78 karena menghalau sundulan Ben Davies dengan tangannya, berujung penalti. Kejadian itu turut memicu kartu kuning kedua buat Birsent Karagaren, yang tidak terima dengan keputusan wasit.

Kane menyelesaikan tugas dari titik penalti dengan gol. Tottenham melanjutkan tekanan dan mencetak gol kedua di menit ke-85, sekaligus mengamankan tiket ke babakl Kualifikasi Ketiga.

Mourinho menyayangkan kegagalan timnya memaksimalkan kesempatan di babak pertama, hingga akhirnya repot sendiri. Tapi ia lega karena punya opsi yang lebih bagus dan menentukan di bangku cadangan.

“Kami mengusai bola sepanjang waktu dan seharusnya hanya masalah waktu kami mencetak gol sebelum mereka yang ternyata tidak berhasil dilakukan. Kami seharusnya bisa di babak pertama, ada peluang membentuk mistar gawang, punya penalti yang tidak diberikan, kami punya kans-kans bagus,” ujar Mourinho dikutip Standard.

“Mereka mencetak gol sebelum kami dan kemudian pertandingan ada di ambang. Tentu saja bangku cadangan saya lebih tangguh daripada milik mereka. Ketika saya membuat pergantian, saya punya pemain-pemain berkualitas di bangku candangan untuk dimasukkan dan mencoba membantu kami mengubah pertandingan,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *