Categories
Liga Perancis

Mbaye Niang Akan Kembali Berlatih Meski Ligue 1 Telah Berakhir

Pemain klub Ligue 1 Rennes, Mbaye Niang …

Mbaye Niang Akan Kembali Berlatih Meski Ligue 1 Telah Berakhir

Wartabola.id – Dilansir dari Goal, dikabarkan bahwa pemain klub Ligue 1 Rennes, Mbaye Niang akan kembali berlatih sebagai bagian dari program pelatihan yang dicanangkan oleh klub tersebut yang akan dimulai pada hari Rabu waktu setempat. Program pelatihan tersebut direncakanan akan dilaksanakan selama beberapa minggu ke depan.

Hal ini tergolong cukup unik karena tidak seperti liga-liga Eropa lain yang merencanakan pengaktifan kembali sesi latihan sebagai persiapan dilanjutkannya liga, Rennes mencanangkan sesi latihan ini meski Ligue 1 musim ini telah dihentikan secara resmi oleh pemerintah Perancis sebagai langkah mitigasi penyebaran coronavirus di negara tersebut, dengan Paris Saint Germain dinobatkan sebagai pemenang.

Menurut pemberitaan tersebut, alasannya mengapa Rennes kembali melaksanakan latihan adalah untuk memberikan para pemainnya kesempatan untuk menjaga kebugarannya setelah 2 bulan tidak melakuka kegiatan sepak bola apapun. Seperti yang dikemukakan oleh dokter klub, Rufin Boumpoutou yang mengatakan bahwa pemain yang sudah lama tidak berlatih memiliki risiko cedera yang besar.

Dalam situs resmi klub, Boumpoutou mengatakan, “Proses ini dikaitkan dengan manajemen medis. Para pemain sudah lama tidak melakukan aktivitas dan hal ini dapat meningkatkan risiko cedera bagi pemain tersebut di musim depan.”

“Untuk menanggulangi risiko ini, melakukan pelatihan pada otot kaki secara rutin merupakan hal yang penting. Inilah mengapa para pemain akan melakukan sesi latihan selama 2 minggu ke depan.”

“Ada juga alasan psikologis. Bagi orang-orang yang terbiasa hidup berkelompok, periode isolasi ini telah terjadi cukup lama. Periode tersebutpun tidak lepas dari rasa ragu, salah paham, dan lain sebagainya.”

“Penting untuk membantu orang untuk menemukan tempatnya kembali selagi tetap mematuhi aturan jarak yang ditetapi untuk aktivitas tersebut dan untuk menemukan kembali harapan akan kembalinya latihan dan pertandingan sepak bola yang normal di masa yang akan datang.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *