Liverpool Kembali Harus Kalah di Anfield

Wartabola.id – Stigma Anfield Stadium merupakan stadion sepak bola yang angker mungkin sekarang tidak berlaku lagi untuk tim tamu, tetapi melainkan berlaku untuk tim tuan rumah sendiri, Liverpool.

Pasalnya, Liverpool kembali harus merasakah pil pahit kekalahan di kandangnya sendiri. Kali ini untuk kelima kalinya setelah mereka menjamu Chelsea dalam laga Premier League yang dilaksanakan pada hari Kamis malam kemarin waktu setempat dengan skor tipis 0-1.

Setelah berhasil menang melawan Sheffield United, tentu tim asuhan Jurgen Klopp tersebut berusaha untuk mendapatkan 3 poin dengan melakukan tekanan aktif sejak awal pertandingan melawan The Blues seperti kesempatan yang didapatkan oleh Andrew Robertson di menit ke 7. Akan tetapi, tendangan sang bek masih melebar dari sisi gawang Chelsea.

Timo Werner juga hampir mencetak gol dalam pertandingan big match ini ketika dirinya mendapatkan umpan dari Ben Chilwell, tetapi volley dari mantan pemain RB Leipzig tersebut masih melebar dari gawang tim tuan rumah. Sang penyerang asal Jerman sempat mencetak gol di menit ke 25, tetapi gol tersebut dianulir oleh VAR karena Werner terjebak offside.

Meski kedua tim saling memberikan tekanan untuk mencetak gol, tetapi justru tim tamu yang berhasil menggetarkan gawang tim tuan rumah di menit ke 42. Berawal dari pergerakan dari N’Golo Kante, sang gelandang Chelsea tersebut memberikan umpan kepada Mason Mount yang bergerak di sisi kiri lapangan.

Sang pemuda kemudian melakukan cut-in kea rah kotak pinalti Liverpool. Meski Fabinho mencoba untuk menghalanginya, Mount masih mampu melewatinya dan melakukan tendangan ke tiang jauh Alisson yang tidak mampu dihalau oleh sang penjaga gawang asal Brasil tersebut.

Gol tersebut menjadikan satu-satunya gol dalam pertandingan ini sekaligus menjadi gol ke 3 dari 8 pertandingan Premier League yang telah dimainkan oleh Mount di bawah asuhan Thomas Tuchel.

Pada akhirnya skor 0-1 tersebut tidak berubah sepanjang pertandingan berjalan dan membuat Chelsea semakin dekat dengan posisi kompetisi Eropa di musim depan sementara langkah Liverpool untuk setidaknya mencapai hal yang sama semakin berat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *