Kroos: Kemampuan Adaptasi Jadi Kunci Real Madrid Dalam La Liga

gelandang Real Madrid, Toni Kroos telah …

[vc_row css=”.vc_custom_1586099651999{background-color: #ffffff !important;}” el_class=”post-row”][vc_column width=”4/6″][vc_row_inner el_class=”post-header”][vc_column_inner][vc_column_text el_class=”post-category”]Liga Spanyol[/vc_column_text][vc_text_separator title=”Kroos: Kemampuan Adaptasi Jadi Kunci Real Madrid Dalam La Liga” title_align=”separator_align_left” el_class=”post-title”][vc_column_text el_class=”post-date”]4 Juni 2020[/vc_column_text][/vc_column_inner][/vc_row_inner][vc_row_inner][vc_column_inner el_class=”post-image-col”][vc_single_image source=”featured_image” img_size=”full”][/vc_column_inner][/vc_row_inner][vc_column_text el_class=”post-content”]Wartabola.id –Dilansir dari Goal, gelandang Real Madrid, Toni Kroos telah memberikan pendapatnya terkait dilaksanakannya La Liga setelah sebelumnya dihentikan sementara karena wabah coronavirus. Menurutnya, klub yang berhasil beradaptasi dalam situasi persepakbolaan yang baru dapat meraih kesuksesan di musim ini.

Kepada Real Madrid TV, mantan pemain Bayern Munchen tersebut mengatakan, “Kita berlatih dengan keras untuk menjalankan pertandingan pertama dengan kondisi prima. Kita tidak dapat melakukan apa-apa lagi, situasi ini sama-sama dialami oleh semua orang.”

“Kita harus berlatih dengan baik untuk meningkatkan kebugaran kita, untuk meningkatkan perasaan kita terhadap bola, dan cara bagaimana kita harus bermain sebagai sebuah kelompok. Kita berlatih untuk 11 pertandingan yang akan datang.”

“Ini adalah pertama kalinya kita harus bertanding tanpa fans, mari kita lihat bagaimana hasilnya, dan tim yang beradaptasi terhadap situasi sekarang ini dengan lebih baik akan menjadi pemenangnya.”

Pemain asal Jerman tersebut juga mengatakan bahwa dirinya mengaku berlatih penguasaan bola ketika berlatih merupakan hal yang penting sebelum pertandingan liga dilaksanakan.

“Berlatih memang lebih baik dengan kelompok. Anda harus melakukan latih tanding dalam pelatihan. Sekarang tampaknya sudah semakin normal dan kami lebih suka seperti itu.”, tambahnya.

“Berminggu-minggu di rumah, kita jarang menyentuh bola. Kami bisa mengerjakan pelatihan fisik tetapi tidak dengan bola dan lebih jarang lagi dengan kelompok. Hal terpenting adalah kita menyentuh bola lebih sering.”[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”2/6″][vc_widget_sidebar sidebar_id=”cs-1″][/vc_column][/vc_row]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *