Kondisi Keuangan Tidak Pasti, Liverpool Tidak Akan Belanja Besar

pemasukan klub dari penjualan tiket hilang …

[vc_row css=”.vc_custom_1586099651999{background-color: #ffffff !important;}” el_class=”post-row”][vc_column width=”4/6″][vc_row_inner el_class=”post-header”][vc_column_inner][vc_column_text el_class=”post-category”]Liga Inggris[/vc_column_text][vc_text_separator title=”Kondisi Keuangan Tidak Pasti, Liverpool Tidak Akan Belanja Besar ” title_align=”separator_align_left” el_class=”post-title”][vc_column_text el_class=”post-date”]08 Juni 2020[/vc_column_text][/vc_column_inner][/vc_row_inner][vc_row_inner][vc_column_inner el_class=”post-image-col”][vc_single_image source=”featured_image” img_size=”full”][/vc_column_inner][/vc_row_inner][vc_column_text el_class=”post-content”]Wartabola.id – Liverpool punya alasan utama kenapa tidak mengambil Timo Werner. The Reds dikatakan tidak punya uang lebih karena pandemi virus Corona.

Sebelumnya diberitakan penyerang RB Leipzig itu dikatakan sudah dekat Liverpool dan sudah akan pinda musim depan. Tapi ternyata hal itu hanya sebatas rumor, Chelsea justru menelikung disaat terakhir.

The Blues dikatakan sudah siap menebus klausul Werner senilai 56 juta paun dengan kontrak lima tahun. Fans Liverpool banyak yang merasa kesal karena klub lagi-lagi lamban mendapatkan pemain buruannya.

Kondisi keuangan klub sayangnya harus terdampak karena pandemi virus Corona. Hilangnya pemasukan klub dari penjualan tiket cukup mempengaruhi roda perekonomian.

Bisa saja Liverpool tidak akan melakukan belanja karena dananya pas-pasan. Apalagi belum bisa dipastikan apakah fans diizinkan meonton di stadion lagi musim depan atau tidak.

“Sepertinya untuk saat ini Liverpool tidak akan berbelanja. Saya merasa demikian karena Anda tidak tahu berapa pemasukan yang didapat dan kapan bisnis akan berjalan normal lagi jika dipikir-pikir,” ujar Juergen Klopp dikutip dari Sky Sports.

“Kita juga belum tahu kapan fans bisa menonton langsung lagi di stadion. Dan semua klub merasakan hal yang sama dimana mengalami kerugian, Tanpa penonton artinya kami harus mengembalikan uang tiket musiman dan tidak akan menjual selembar tiket musim depan,” lanjutnya.

“Tidak ada juga penjualan paket VIP dan juga tiket Ini tentunya akna berdampak kepada rekanan bisnis yang lain dan segalanya akan terlihat berbeda.”

“Kami harus bisa menjelaskan rencana pemotongan gaji pemain, sementara di sisi lain kami membeli pemain seharga 50-60 juta paun,” tutup Klopp.

Kemungkinan Liverpool tidak akan belanja besar untuk dua tahun beruntun,[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”2/6″][vc_widget_sidebar sidebar_id=”cs-1″][/vc_column][/vc_row]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *