Komentar Pioli Setelah Bermain Imbang lawan Red Star

Stefano Pioli

Wartabola.id – Langkah Stefano Pioli beserta para pemainnya di AC Milan dalam fase gugur Europa League tampaknya tidak akan berjalan dengan mudah. Pasalnya, dalam laga leg pertama babak 32 besar yang mempertemukan dengan tuan rumah, Crvena Zvezda/ Red Star Belgrade yang dilaksanakan pada hari Kamis malam waktu setempat kemarin, kedua tim harus puas berbagi gol dengan skor  2-2.

Dalam pertandingan yang dilaksanakan di markas Red Star, Red Star Stadium tersebut gol cepat Rossoneri terjadi di menit ke 6 oleh Samu Castillejo yang memanfaatkan operan dari Rade Krunic, tetapi gol tersebut dianulis oleh wasit karena offside.

Tim tamu berhasil mendapatkan gol tandang pertama mereka berkat gol bunuh diri dari Radovan Pankov di menit ke 42. Pada saat itu, bek tim tuan rumah tersebut mencoba untuk menghalau laju bola umpan dari Castillejo, tetapi bola tersebut justru mengenainya dan meluncur ke gawang rekannya, Milan Borjan.

Gol untuk tim tuan rumah terjadi di menit ke 52 melalui tendangan pinalti yang dilakukan oleh Guelor Kanga. Pinalti tersebut didapatkan oleh Red Star setelah Alessio Romagnoli melakukan handball ketika menahan tendangan dari Falcinelli.

Tujuh menit kemudian, pinalti kembali terjadi, tetapi kali ini untuk kubu AC Milan ketika Hernandez dijatuhkan di kotak pinalti oleh Pankov. Menit ke 61 sang bek kiri menjadi eksekutor pinalti dan mampu menambah jumlah gol timnya dengan pinaltinya tersebut.

Red Star harus bermain dengan 10 pemain ketika Rodic diberi kartu kuning keduanya ketika dirinya melakukan pelanggaran kepada Pierre Kalulu di menit ke 77, tetapi Red Star mampu mendapatkan gol penyama kedudukan mereka di menit 90+3 berkat Milan Pavkov yang berhasil menyundul bola sepak pojok dari Kanga.

Dikutip dari Gianluca di Marzio, Stefano Pioli mengaku dirinya kecewa akan hasil yang didapatkannya tersebut. Kepada Sky Sport, Pioli mengatakan, “Hasil ini bisa menjadi lebih positif, tetapi tetap merupakan hasil yang baik. Hasil ini datang di saat yang penting bagi musim kami di Serie A dan Europa League. “

Dirinya menambahkan bahwa kurangnya personalitas menjadi faktor penting gagalnya mereka unggul di leg pertama tersebut, bukan masalah fisik yang telah disebutkan media sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *