Klopp Kritik Fans Yang Pesta Pora Di Tengah Pandemi

Juergen Klopp tidak senang meliha para fans merayakan keberhasilan Liverpool sebagai juara Liga Inggris berlebihan. Hal ini dianggap tidak elok di tengah pandemi virus Corona.

Liverpool memang sudah dipastikan menjadi juara Premier League setelah Manchester City kalah dari Chelsea 1-2. Penantian panjang ini dirayakan fans dengan sukacita dan berpersta hingga larut malam.

Mereka meneriakkan yel—yel sampai mengibarkan bendera The Reds. Kemudian di pagi harinya banyak samapah yang terlihat bergeletakan di jalan sekitar stadion dan hampir di sudut kota.

Memang pihak dinas kebersihan Liverpool langsung membersihkannya, tapi tetap saja ulah fans mendapat kritikan karena aksinya. Mereka juga mengabaikan aturan physical distancing yang masih berlaku.

Klopp kemudian angkat bicara melalui isi dalam surat terbukanya yang disiarkan lewat Liverpool Echo. “Saya harus mengatakan bahwa saya tidak senang melihat apa yang terjadi di Pier Head pada hari Jumat lalu.Saya manusia biasa yang punya gairah seperti Anda,” ujar Klopp.

“Tapi saat ini yang terpenting adalah kita tidak boleh berkumpul-kumpul di publik saat ini. Kita harus menjaga kesehatan orang-orang yang rentang di sekitar kita. Kemudian petugas kesehatan yang sudah bekerja keras dan mereka yang pantas diapresiasi serta petugas kepolisian dan otoritas pemerintah yang meminta kami untuk tidak melakukan ini,”

“Kalau mau merayakan pesta juara, lakukan dengan aman dan di tempat tertutup yang tidak berisiko menularkan virus berbahaya ini di lingkungan kita,”

“Jika saja kondisinya berbeda, saya tentu akan merayakannya bersama-sama berparade, bahkan lebih heboh ketimbang saat kami menjuarai Liga Champions musim lalu. Kita juga ingin berbagi kebahagiaan terkait moment spesial ini, tapi jelas tidak mungkin.

“Kita sudah beruapaya memerangi Covid-19 dan usaha itu tidak boleh disia-siakan. Kita berutang besar pada diri sendiri dan juga orang lain untuk berbuat benar saat ini. Artinya kita bisa berkumpul-kumpul dulu.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *