Categories
Featured Liga Inggris

Ketidakpastian Kembalinya Premier League

Melihat peristiwa-peristiwa yang tengah terjadi …

Ketidakpastian Kembalinya Premier League

Wartabola.id – Melihat peristiwa-peristiwa yang tengah terjadi di dunia sepak bola Inggris untuk saat ini, kembalinya Premier League sejak dihentikan karena wabah coronavirus semakin sulit untuk diperkirakan.

Salah satu peristiwa tersebut adalah pengumuman dari Perdana Menteri Inggris Boris Johnson terkait rencana pemerintah Inggris dalam fase pelonggaran karantina. Sebelumnya, sebagai antisipasi penyebaran virus tersebut, pemerintah Inggris memberlakukan karantina untuk semua rakyatnya. Kini, Johnson, melalui siaran langsung pemerintah mengumumkan bahwa rakyat Inggris dapat kembali berlatih di luar rumah  dan melakukan berolahraga mulai Rabu mendatang tetapi kegiatan olah raga tersebut harus  dalam wilayah rumah masing-masing. Johnson mengatakan, “Kami ingin mendorong kembalinya rutinitas berlatih di luar rumah.”

“Anda bisa duduk di taman, Anda bisa berkendara ke tempat lain. Anda bahkan bisa melakukan olah raga tetapi hanya dengan anggota keluarga dalam satu rumah.”

Menurut harian tersebut, pengumuman dari Boris Johnson tersebut membuat kemungkinan kembalinya klub sepak bola untuk melakukan latihan dalam waktu dekat ini semakin kecil dan membuat kembali dilaksanakannya Premier League menjadi semakin tidak pasti.

Selain itu, peristiwa lain adalah bertambahnya pemain Premier League yang dinyatakan positif terjangkit coronavirus. Kali ini, klub Brighton & Hove Albion dikabarkan melalui presiden klub Paul Barber menyatakan bahwa kini pemainnya yang terjangkit virus tersebut bertambah menjadi 3 orang, dimana orang ketiga tersebut dan 2 orang sebelumnya disembunyikan identitasnya.

Dikutip Sky Sports News, Barber mengatakan, “Sangat disayangkan kami mengetahui bahwa pemain ketiga kami telah dinyatakan positif Sabtu kemarin. Meski semua langkah yang telah kami lakukan, dimana pemain belum melakukan pola pelatihan yang cukup signifikan, pemain kami masih ada yang dinyatakan positif coronavirus.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *