Kessie Anggap Pioli dan Ibra Telah Munculkan Rasa Kekeluargaan dalam Tim

Wartabola.id – Berdasarkan laporan dari Semrpemilan, berkaca dengan penampilan yang konsisten dalam beberapa terakhir, gelandang AC Milan, Franck Kessi telah memberikan pernyataan bahwa kini sang pelatih, Stefano Pioli telah membangsun ‘keluarga’ yang solid dengan dibantu dengan pemain senior mereka, Zlatan Ibrahimovic.

Pernyataan ini dibuat oleh pemain asal Pantai Gading tersebut ketika dirinya beserta tim berhasil memenangkan pertandingan perdana mereka di Europa League kala melawan Glasgow Celtic pada hari Kamis kemarin waktu setempat. Dalam pertandingan tersebut, Pioli dan anak asuhnya mampu melibas Celtic di kandangnya sendiri, Celtic Park dengan skor meyakinkan 1-3.

Pemain asal Bosnia Herzegovina, Rade Krunic yang memanfaat umpan silang gelandang Samu Castillejo dan kemudian menyundulnya ke gawang Celtic. Kemudian, pemain pinjaman dari Real Madrid, Brahim Diaz juga ikut mencatatkan namanya di papan skor. Meski Mohammed Elyounoussi sempat mencoba membalikkan keadaan, pemain anyar, gol dari Jans Petter Hauge membuat langkah Celtic menjadi terhenti.

Dalam pertandingan tersebut, Kessie dipasangkan dengan pemain muda Sandro Tonali dan pada saat itu, Tonali yang didatangkan dari Brescia sebagai pinjaman membuktikan dirinya sebagasi salah satu talenta muda yang dimiliki Italia di lini tengah.

Setelah pertandingan, Sky Sports Italia mewawancari sang gelandang mengenai beberapa topic, termausk diantaranya suasana ruang ganti dan kekompakan mereka yang telah dirinya anggap sebagai ‘keluarga’.

Mengenai hal tersebut, dirinya mengatakan, “Memang seperti inilah sepak bola itu, tidak semua momen yang kami rasakan adalah momen baik. Kami telah membaik, kami sekarang adalah sebuah keluarga. Semua orang bekerja dengan keras ketika masa latihan. Kehadiran Ibra dalam tim sangat membantu tim dan pelatih.”

“Setelah karantina berakhir kami membaik dengan cepat, kami melesat maju. Pelatih mencoba untuk membangun keluarga. Di dalam lapangan kami saling membantu satu sama lain. Pelatih telah menjadi satu padu dengan kami, semua pemain adalah hal yang penting, bahkan yang tidak bermain. Pelatih mengetahui bagaimana caranya mengelola kelompok.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *