Categories
Liga Inggris

Kalau Tidak Ada Pemotongan Gaji, Klub Inggris Berpotensi Bangkrut?

Wartabola.id – Wacana mengenai pemangkasan gaji pemain di Liga Inggris masih terus mengemuka. Hingga berita ini diturunkan, memang belum ada iming-iminng pemangkasan gaji pemain.

Padahal beberapa raksasa Eropa sudah memangkas gaji pemain meski terpaksa untuk menjaga roda-toda klub tetap bergerak. Sikap berbeda terlihat di Inggris, belum ada klub-klub yang memangkas gaji pemainnya.

Asosiasi Pemain Profesional (PFA) dikatakan menolak panggilan Premier League untuk membahas masalah itu. Sedangkan klub malah memangkas gaji stafnya sebesar 20 persen.

James Barford dari Emders Analyst, penulis yang menulis laporan soal dampak Covid-19 pada industry sepakbola, meminta para pemain harus mau sepakat gajinya dipangkas. Hal itu disarankan agar Premier League tetap punya daya tarik dan menghindarkan pemain pindah ke liga lain.

“Mereka seharusnya menyetujui pengurangan upah pemain, itu sebenarnya harus terjadi. Jika pengurangan upah sementara yang disepakati tidak memadai, mungkin ada masalah,” ujar Barford dilansir oleh Guardian.

Padahal beberapa klub di Eropa sudah berani memangkas besar-besaran gaji pemainnya, Barcelona memotong 70 persen gaji pemainnya dan Juventus total memotong besaran gajinya hingga 90 juta euro.

Pengeluaran yang tetap besar dengan tidak adanya pendapatan akibat virus Corona, maka klub-klub Liga Inggris bisa saja berpotensi bangkrut. Jika demikian, hanya ada satu cara yang bisa menyelamatkan yaitu menjual bintangnya.

“Jika ternyata setelah dikurangi belum cukup, mereka kan berada di klub sepakbola besar dan liga besar lainnya di dunia. Satu-satunya pilihan untuk mencegah kebangkrutan bagi banyak klub Liga Premier adalah menjual pemain mereka,” tambah Barford.

“Mereka bisa dipaksa, bahkan untuk menjualnya dengan potongan harga. Mungkin ke Liga Super Cina atau ke saingan di Eropa yang telah melakukan tindakan bersama,”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *