FIGC Akan Gunakan Play-off Jika Serie A Dihentikan Lagi

Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) telah mengumumkan …

[vc_row css=”.vc_custom_1586099651999{background-color: #ffffff !important;}” el_class=”post-row”][vc_column width=”4/6″][vc_row_inner el_class=”post-header”][vc_column_inner][vc_column_text el_class=”post-category”]Liga Italia[/vc_column_text][vc_text_separator title=”FIGC Akan Gunakan Play-off Jika Serie A Dihentikan Lagi” title_align=”separator_align_left” el_class=”post-title”][vc_column_text el_class=”post-date”]9 Juni 2020[/vc_column_text][/vc_column_inner][/vc_row_inner][vc_row_inner][vc_column_inner el_class=”post-image-col”][vc_single_image source=”featured_image” img_size=”full”][/vc_column_inner][/vc_row_inner][vc_column_text el_class=”post-content”]Wartabola.id – Menurut pemberitaan dari Forza Italian Football, dikabarkan bahwa Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) telah mengumumkan bahwa apabila jalannya Serie A kembali dihentikan, maka sistem play-off dan playout akan digunakan untuk menentukan pemenang liga dan klub mana yang akan terdegradasi di Serie B.

Sebelumnya, FIGC sempat mengajukan algoritma matematis sebagai salah satu alternatif cara untuk penentuan tersebut, tetapi usul tersebut tidak disetujui oleh beberapa klub. Oleh karena itu, pihak FIGC melakukan modifikasi dan pemberian alternatif play-off dan playout sebagai salah satu metode yang akan digunakan.

Menurut Gazzetta dello Sport, setelah dilakukan pengambilan suara dengan 18 setuju dan 3 tidak, metode play-off dan playout tersebut akan digunakan apabila wabah coronavirus yang masih melanda di berbagai negara, terutama Italia membuat jalannya musim terhenti kembali.

Direncakanan format play-off dan playout tersebut akan diumumkan dalam beberapa hari ke depan dan akan difinalisasikan sebelum jalannya liga dimulai kembali pada tanggal 20 Juni mendatang.

Kedua metode tersebut akan digunakan apabila musim sepak bola dihentikan sebelum tanggal 11 hingga 15 Juli. Penggunaan algoritma matematis dikabarkan akan digunakan sebagai langkah terakhir untuk menentukan juara, tetapi gelar scudetto kemungkinan besar tidak akan diberikan apabila skenario tersebut terjadi.[/vc_column_text][/vc_column][vc_column width=”2/6″][vc_widget_sidebar sidebar_id=”cs-1″][/vc_column][/vc_row]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *