Ekspektasi Besar Chelsea Ke Frank Lampard

Frank Lampard

Wartanola.id – Frank Lampard belum bisa memenuhi ekspektasi besar di Chelsea. The Blues terus menurun di Liga Inggris.

Lampard menangani Chelsea sejak musim lalu. Dia direkrut dari Derby Country pada 4 Juli 2019.

Saat itu, Lampard mempunyai skuad ‘warisan’ di Chelsea. Si Biru menjalani hukuman larangan transfer. Chelsea bisa finis empat besar yang mempunyai skuad tanpa bisa menambah pemain.

Setelah bebas hukuman, Chelsea pun melakukan belanja besar. Uang lebih dari 200 juta pound sterling digelontorkan untuk memperkuat skuad Chelsea, menjadi klub yang paling boros di Liga Inggris musim ini.

Kai Havertz, Timo Werner, dan Eduardo Mendy merupakan dereta beberapa pemain baru Chelsea. Havertz pemain paling mahal dengan banderol 62 juta poun sterling.

Chelsea kini ada di posisi kedelapan klasemen Liga Inggris dengan raihan 29 poin. Si Biru baru saja ditumbangkan oleh Leicester City 0-2. Lampard menjadi manajer Chelsea pertama yang ditaklukkan oleh Brendan Rodgers.

Dalam pertandingan di King Power Stadium, Rabu (20/01) dini hari WIB, Wilfred Ndindi dan James Maddison, yang menjadi penyebab kekalahan Chelsea, kini sudah enam kali tumbang di musim ini.

Lampard sadar dengan ekspektasi besar di Chelsea. Dia ingin segera bisa menjawab harapan besar di pertandingan berikutnya,

“Mungkin menjadi permintaan besar untuk menjawab ekspektasi yang realistis. Tahun lalu mungkin enam besar atau delapan besar. Perubahan yang sudah terjadi, berarti kami sudah kehilangan momentum. Kami berusaha untuk menemukan kecepatan meneken seperti yang kami miliki tahun lalu,” Lampard seperti dikabarkan oleh BBC.

“Ekspektasinya harus seperti itu, menjadi apa yang kami ingin lakukan di pekan depan, pertandingan berikutnya, dan sesi latihan berikutnya,” kata Lampard menambahkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *