Direktur PSG Kritik Pemainnya Yang Terlibat Keributan di Le Classique

Wartabola.id – Menurut pemberitaan dari Goal, dikabarkan bahwa direktur PSG, Leonardo telah memberikan kritik terhadap para pemainnya yang terlibat dalam keributan ketika timnya bertanding melawan rival berat, Olympique de Marseille di Parc de Princes pada hari Minggu malam waktu setempat.

Dalam pertandingan yagn berjuluk Le Classique tersebut, pertandingan berlangsung sengit yang membuat penggunaan kontak fisik berlebih tidak dapat dihindarkan. Namun, naas bagi tim tuan rumah, Florian Thauvin mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut di menit ke 31 ketika menerima umpan dari Dimitri Payet.

Jelang akhir pertandingan, terjadi baku hantam antara pemain-pemain kedua tim yang membuat wasit mengeluarkan 5 pemain dari pertandingan tersebut: Neymar, Leandro Paredes, dan Laywin Kurzawa dari tim tuan rumah serta Dario Benedetto dan Jordan Amavi dari tim tamu.

Sementara itu, Neymar juga menuduh salah satu pemain Marseille, Alvaro Gonzalez telah mengatakan perkataan yang berbau rasis kepadanya, dengan menyebut mantan pemain Barcelona tersebut sebagai ‘monyet’.

Goal menyebutkan bahwa Leonardo tidak memberikan komentar terhadap tuduhan Neymar tersebut tetapi tetap memberikan kritik pedas untuk para pemainnya yang terlibat baku hantam pada pertandingan tersebut. Kepada Telefoot, dirinya mengatakan, “Keributan ini bersifat sangat serius, kami akan mengelolanya secara internal. Kami akan berbicara kepada para pemain kami.”

“Kami seakan menggila.”

Dirinya juga menganggap  sang wasit, Jerome Brisard yang dirinya anggap belum cukup pengalaman untuk memimpin jalannya pertandingan antara 2 rival besar liga Perancis serta menganggap pertandingan dengan taraf seperti ini masih terlalu awal. “Empat belas kartu kuning dan 5 merah berarti pertandingan ini di luar kendali wasit. Saya tidak akan membela sikap yang tidak bisa dibela.”

“Saya tidak mengerti. Bertanding clasico di matchday ketiga? Tidak ada pemain yang 100% fit dalam kondisi seperti itu.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *