Clement Lenglet Jadi “Penjahat” Saat Barcelona Ditahan Cadiz 1-1

Clement Lenglet

Wartabola.id – Clement Lenglet menjadi ‘penjahat’ saat Barcelona ditahan Cadiz 1-1. Bek tengah Barca itu lagi-lagi berperan atas terjadinya gol balasan tim lawan.

Barcelona menjamu Cadiz di Camp Nou dalam lanjutan LaLiga, Minggu (21/02) malam WIB. Di pertandingan itu, Barcelona memimpin lebih dulu berkat gol penalti Lionel Messi di menit ke-32. Setelahnya, tim tuan rumah mendominasi total permainan.

Tercatat El Barca memiliki penguasaan bola lebih dari 80 persen dan menciptakan 20 percobaan tapi hanya empat yang mengarah ke gawang. Sedangkan Cadiz hanya melahirkan tiga percobaan dan hanya satu yang mengarah ke gawang.

Setelah tertinggal di nyaris sepanjang pertandingan, Cadiz menciptakan gol balasan yang dibuat Alex Gernandez dari titik putih. Wasit menghadiahi Cadiz penalti setelah Lenglet melakukan pelanggaran yang tidak perlu terhadap ruben Sobrino. Kemenangan Barca yang sudah didepan mata pun mesti sirna.

Hasil ini membuat Barca sulit bersaing dengan Atletico Madrid dan Real Madrid dalam perebutan gelar juara LaLiga. Blaugrana bergeming di peringkat ketiga klasemen dengan perolehan 47 poin, terpaut delapan poin dari Atletico dan lima poin dari Madrid.

Sementara itu Lenglet mendapatkan sorotan tajam. Karena sudah tiga di musim ini bek Prancis itu melakukan kecerobohan sehingga merugikan Barcelona.

Pada dua kesempatan sebelumnya, Lenglet membuat Madrid dihadiahi penalti yang dikonversi Sergio Ramos dalam kekalahan Barcelona 1-3 di El Clascio,  Oktober lalu. Kemudian pelanggaran serupa dilakukan Lenglet sehingga Cristiano Ronaldo bisa mengonversi hadiah penalti menjadi gol. Pada akhirnya Barca dikalahkan Juventus 0-3 di matchday 6 :iga Champions, Desember 2020.

Usai pertandingan  pelatih Barcelona Ronald Koeman tidak sungkan dengan keputusan Lenglet. Begitupun dengan suporter Barca yang ikut meradang.

“Saya pikir keputusannya dipertanyakan, tapi sebuah penalti bisa saja diberikan. Saya tidak tahu apakah si bek mesti mengambil risiko untuk mendapatkan bolanya. Mungkin tidak,” kata koeman dikutip Marca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *