Bagaimana Nasib Laga Juventus vs Napoli?

Wartabola.id – Vincenzo Spadafora, Menteri Olahraga Italia berharap keputusan laga Juventus vs Napoli diambil dengan bijak. Dia juga menekankan klub harus patuh protokol kesehatan

Pertandingan Juventus vs Napoli dalam status ditunda. Duel tersebut awalnya dijadwalkan di Allianz Stadium, Turin, Senin (05/10) dini hari WIB.

Penundaan terjadi karena Napoli tidak datang ke Turin. Pihak klub mengaku dilarang Otoritas Kesehatan Setempat (ASL) meninggalkan kota Naples usai ada beberapa pemain dan staf Napoli yang positif virus Corona.

Aturan Serie A dan UEFA menyebut bahwa selama sebuah tim memiliki 13 pemain dengan satu di antaranya kiper, laga bisa dilanjutkan. Napoli memenuhi unsur itu, namun malah tak hadir dan terancam dinyatakan kalah 0-3 karena berstatus Walk Out (WO).

Pihak Komisi Disiplin saat ini sedang berproses membuat keputusan terkait nasib laga Juventus vs Napoli. Sempat dikabarkan putusan keluar dua hari setelah jadwal pertandingan, namun belum juga terjadi sampai saat ini.

“Saya berharap Komisi Disiplin membuat keputusan yang bijak. Saya juga menunggu untuk melihat apa yang terjadi,” kata Spadafora seperti dikutip dari Football Italia.

“Tidak diragukan lagi, keputusan ini bisa menjadi preseden, itulah sebabnya saya menunggu juga dan merasa tidak bijaksana untuk memberikan komentar hanya beberapa jam sebelum dirilis,” sambungnya.

“Jika peraturan dihormati dengan ketat, tanpa mencari tipu muslihat seperti yang dilakukan beberapa klub sepakbola, kita bisa melwati ini dan melihat semua turnamen di olahraga berlanjut.”

Spadafora juga menyoroti masalah kedisiplinan klub beserta pemainnya dalam menjalani protokol kesehatan. Dia tidak menampik ada yang lalai dalam hal menjalankannya.

“Kecemasan saya berada di tingkat yang tepat, mengingat saya percaya protokol yang kami miliki valid, tetap hanya valid jika itu sepenuhnya dihormati dan kami melihat dalam beberapa pekan terakhir bahwa tidak semua klub memastikan para pemain mereka sepenuhnya menghormati peraturan itu,” ujar Spadafora menyayangkan.

“Ini adalah kondisi minimum yang kami sepakati dengan Lega Serie A dan FIGC untuk memungkinkan mereka melanjutkan musim. Jika lega menginginkannya, dia dapat melakukan tindakan yang lebih ketat dan melindungi permainannya. Meskipun infeksi meningkat, situasinya masih terkendali,” Spadafora menegaskan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *