Categories
Liga Inggris

Asosiasi Pemain Sepak Bola Inggris Minta Premier League Lakukan Riset Dampak COVID-19 Terhadap Pemain BAME

Asosiasi Pemain Sepak Bola Inggris (PFA) …

Asosiasi Pemain Sepak Bola Inggris Minta Premier League Lakukan Riset Dampak COVID-19 Terhadap Pemain BAME

artabola.id – Dilansir dari The Guardian, dikabarkab bahwa Asosiasi Pemain Sepak Bola Inggris (PFA) telah meminta kepada Premier League untuk melakukan riset dampak virus COVID-19 terhadap pemain BAME (Black, Asian, and Minority Ethnic/Pemain Ras Kulit Hitam, Asia, dan Etnis Minoritas).

Permintaan ini disampaikan oleh PFA terkait dengan dimulainya kembali sesi latihan bagi klub-klub Premier League pada hari Selasa ini.

Selain itu, para pemain BAME tersebut telah menunjukkan kekhawatirannya untuk kembali bermain di tengah-tengah wabah coronavirus yang masih melanda di Eropa. Kekhawatiran para pemain tersebut tidak berdasar mengingat hasil statistik dari Kantor Statistik Nasional Inggris yang menjelaskan bahwa orang ras kulit hitam memiliki risiko kematian akibat coronavirus 4 kali lebih besar, dan risiko tersebut masih tetap ada meski ada beberapa 2 aspek tidak masuk dalam perhitungan, yakni kemiskinan dan kondisi kesehatan.

Salah satu pemain yang menyuarakan kekhawatirannya adalah penyerang Watford, Troy Deeney. Dalam wawancara dengan Eddie Hearn dan Tony Bellew melalui acara YouTube mereka, TalkTheTalk, Deeney mengatakan, “Kami berencana akan kembali pada minggu ini, dan saya menolak untuk kembali.”

“Dalam pertemuan Senin lalu, saya menanyakan sebuah pertanyaan mudah. Bagi para pemain berkulit hitam, ras Asia, dan etnisitas campuran, mereka 4 kali lebih berisiko untuk terkena penyakit dan 2 kali berisiko untuk mengalami sakit jangka panjang. Apakah ada pemeriksaan tambahan? Mengenai jantung untuk melihat apakah ada masalah atau tidak?”

“Saya rasa hal tersebut perlu diinformasikan. Saya tidak bisa memotong rambut hingga pertengahan bulan Juli tetapi saya diperbolehkan untuk berada di dalam kotak pinalti yang berisi 9 orang dan menyundul bola? Saya tidak paham bagaimana hal tersebut bekerja.  Tidak ada yang menjawab pertanyaan saya, bukan tidak menjawab karena tidak mau, tetapi melainkan karena mereka tidak memiliki informasi.”

“Saya mengatakan, ‘Jika Anda saja tidak tahu informasinya, mengapa saya harus mengambil risiko?’.”

Meski demikian, Mark Gillet selaku penasihat medis Premier League mengatakan bahwa pihak Premier League akan melakukan pengawasan terhadap pemain BAME tersebut. Dirinya mengatakan, “Kami akan melakukan semaksimal mungkin untuk memitigasi risiko … dengan munculnya informasi baru. Tetapi risiko terhadap pemain muda masih tergolong kecil dan menurut saya hal tersebut merupakan faktor penting.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *