Andre Villas-Boas Menuduh Di Maria Meludah Salah Satu Pemainnya

Wartabola.id – Pemberitaan terkait kekacauan yang terjadi dalalm laga besar bertajuk Le Classique antara Paris Saint Germain melawan Olympique de Marseille hingga kini masih beredar luas di berbagai media.

Salah satunya adalah Goal, yang mengabarkan bahwa pelatih Marseille, Andre Villas-Boas telah menuduh salah satu pemain Paris Saint Germain, Angel Di Maria meludahi salah satu pemainnya dalam pertandingan yang penuh akan emosi dan drama tersebut.

Villas-Boas menuduh Di Maria melakukan tindakan tersebut dalam insiden keributan yang membuat 3 pemain Paris Saint Germain dan dua pemainnya diberikan kartu merah oleh wasit. Dirinya menuduh Di Maria yang sengaja meludahi salah satu pemainnya, Alvaro Gonzalez yang pada saat itu tengah berselisih dengan Neymar yang menuduh Gonzalez berkata rasis kepadanya.

Pasca pertandingan berakhir 0-1 yang dicetak oleh Florian Thauvin tersebut, Villas-Boas membahas tuduhan rasis Neymar kepada Gonzalez dengan mengatakan kepada Telefoot, “Saya tidak tahu. Saya harap tidak benar, tidak ada tempat bagi rasisme dalam sepak bola.”

“Hal tersebut adalah pelanggaran berat jika benar-benar terjadi, tetapi saya tidak pikir demikian. Sebelumnya, kami mengalami situasi ludahan dengan Di Maria.”

“Tindakan-tindakan seperti ini adalah tindakan-tindakan yang ingin saya hindari di dalam dunia sepak bola. Saya harap kejadian ini tidak akan menjadi titik hitam dalam performa yang bersejarah ini.”

Meski diwarnai keributan, momen kemenangan tersebut merupakan momen yang dinantikan oleh pihak Marseille, karena kemenangan tersebut berhasil mengakhiri kekalahan 20 pertandingan berturut-turut ketika melawan tim asal Paris tersebut. Seharusnya skor bisa berakhir 2-0 tetapi wasit memutuskan gol dari Dario Benedetto tidak sah karena karena offside.

Tidak heran apabila mantan pelatih Tottenham Hotspur tersebut memuji para pemainnya yang telah berjuang melawan tim sebesar Paris Saint Germain. Dirinya mengatakan, “Ya ini adalah kemenangan yang penting dan historis, pertandingan ini adalah pertandinan yang sulit seperti biasanya.”

“Kemenangan ini adalah kemenangan yang hebat. Kami semakin berkembang sedikit demi sedikit dengan lebih banyak kendali. Kami bertahan dengan disiplin. Seharusnya berakhir 2-0, tetapi saya tidak mengerti mengapa wasit tidak memberikan gol yang kedua kepada kami.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *