Allardyce Tolak Ide Wasit Yang Harus Jelaskan Keputusannya Setelah Pertandingan

Wartabola.id – Menurut pemberitaan dari Sports Mole, dikabarkan bahwa pelatih West Bromwich Albion, Sam Allardyce menola ide wasit yang harus memberikan penjelasannya terkati keputusan yang telah diambil setelah sebuah pertandingan berakhir, atau dengan memakaikan mikrofon ketika mengawasi jalannya pertandingan karena menganggap nanti hanya akan merepotkan sang wasit.

Ide untuk transparansi wasit tersebut mulai muncul setlah kontroversi yang terjadi dalam laga Premier League yang mempertemukan mereka dengan Brighton & Hove Albion beberapa waktu lalu.

Pada saat itu, wasit yang bertugas, Lee Mason menganulir gol Lewis Dunk yang kemudian mensahkan gol tersebut sebelum pada akhirnya VAR memutuskan bahwa gol tersebut tidak sah. Sat itu Mason telah mengizinkan Dunk untuk melakukan tendangan bebas dengan cepat sebelum meniup peluit untuk kali kedua karena penjaga gawang West Bromwich Albion, Sam Johnstone yang belum siap.

Akibat dari keputusan yang diambil Mason ini, Dunk menyebut keputusan tersebut adalah keputusan yang buruk dan memberikan kritik kepada pada wasit atas tidak adanya penjelasan, tetapi menurut Allardyce jika mereka melakukan tersebut nanti hanya akan berujung kepada para wasit.

Terkait hal tersebut, Alladyce menjelaskan, “Mereka akan kerepotan menghadapi orang-orang yang menanyakan hal tersebut dan mencoba menaruh mereka ke dalam posisi yang sulit untuk memberikan jawaban seperti itu nantinya akan menghalangi jalan karirnya sebagai wasit.”

“Saya menolak ide yang membuat wasit harus berbicara. Mereka harus melewati latihan bertahun-tahun untuk berada di posisi seperti itu.”

“Tanpa ada latihan untuk media, wasit yang kurang berpengalaman dalam berbicara dengan kamera akan berada dalam situasi yang sulit untuk mereka tangani.”

Sementara itu, wacana untuk memakaikan mikrofon kepada wasit yang mengawasi pertandingan terinsipirasi dari olah raga ruby dan menurut Allardyce melakukan hal tersebut nantinya hanya akan menambah tekanan lebih lanjut untuk wasit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *