AC Milan Kehilangan 2 Pemain Penting Karena COVID

Wartabola.id – Klub Serie A, AC Milan tengah berada dalam kondisi yang cukup sulit untuk mempertahankan posisinya di puncak klasemen sementara Serie A saat ini, terutama setelah rival satu kota mereka, Inter Milan baru saja memenangkan pertandingan penting mereka melawan Juventus dalam laga Derby d’Italia pada hari Minggu kemarin waktu setempat.

Dalam pertandingan tersebut, Inter Milan tampil dominan dan berhasil mencetak gol tanpa balas yang masing-masing dicetak oleh Arturo Vidal, yang notabene merupakan mantan pemain Juventus, dan Nicolo Barella.  Kemenangan tersebut membuat Inter berada di posisi kedua klasemen sementara dengan jumlah poin yang sama dengan AC Milan, yakni 40 poin.

Sementara itu, Rossoneri akan melakukan pertandingan Serie A pada hari Senin malam waktu setempat ketika mereka bertandang ke markas Cagliari, Sardegna Arena, dan mereka membutuhkan kemenangan untuk menjauhkan diri dari Inter.

Namun, kini klub yang dilatih oleh Stefano Pioli tersebut tengah mengalami krisis pemain. Setelah sebelumnya Rade Krunic dan Ante Rebic, Rossoneri Blog melaporkan bahwa Milan akan kehilangan 2 pemain penting lainnya jelang pertandingan melawan Cagliari, yakni Theo Hernandez dan Hakan Calhanoglu akibat mereka telah dinyatakan terjangkit virus COVID-19.

Sebelumnya, menurut pemberitaan tersebut kedua pemain tersebut sempat dikabarkan absen dalam sesi latihan AC Milan yang dilaksanakan pada hari Jumat dan Sabtu kemarin waktu setempat. Namun, pada akhirnya pihak klub telah memberikan konfirmasi bahwa kedua pemain yang merupakan pemain yang penting untuk skeman yang dimainkan Pioli tersebut telah terjangkit virus COVID-19.

Pernyataan tersebut disebukan melalui pengumuman resmi klub yang disampaikan pada hari Minggu kemarin waktu setempat, yang berbunyi, “Milan mengumumkan bahwa Hakan Calhanoglu dan Theo Hernandez telah dites positif melalui swab yang dilakukan kemarin terhadap semua anggota tim, dengan hasil dari pemain-pemain lain menunjukkan hasil negatif.”

“Pemain-pemain yang tidak menimbulkan gejala tersebut tetap berada dalam isolasi di rumah mereka. Semua anggota tim lain akan terus dipantau secara ketat sesuai dengan protokol federal.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *